Bantahan Celana Cingkrang Bukan Sunnah

Menurut saya karena celana model seperti itu mengikuti sunah Rasulullah dalam berpakaian mengapa tidak disebut saja sebagai celana suro celana sunnah rosul sarannya. Maka tak ayal jika celana ini juga dijuluki dengan celana cingkrang.

Dalil Celana Cingkrang Bolehkah Isbal Jika Tidak Sombong

Putra bungsu Presiden Jokowi ini mengaku penggemar celana cingkrang juga.

Bantahan celana cingkrang bukan sunnah. Karena di dalam lafadz hadits itu disebutkan. Beberapa golongan menyatakan bahwa memakai celana cingkrang adalah hal yang diharamkan namun ada juga golongan yang menyatakan bahwa memakai celana cingkrang adalah hal yang di perbolehkan bahkan disunnahkan oleh nabi dan justru menganggap yang haram itu adalah isbal. Dia menyarankan agar Pemerintah menggunakan bahasa celana suro sunnah rosul untuk celana yang menggantung di atas mata kaki.

Dia menyarankan agar Pemerintah menggunakan bahasa celana suro sunnah rosul untuk celana yang menggantung di atas mata kaki. Kita dapat melihat bahwa pakaian Nabi shallallahu alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sebagaimana dalam keseharian beliau shallallahu alaihi wa sallam. Menurut saya karena celana model seperti itu mengikuti sunah Rasulullah dalam berpakaian mengapa tidak disebut saja sebagai celana suro celana sunnah rosul sarannya.

Kenapa karena pada masa nabi tak ada celana cingkrang. INILAHCOMJakartaAda yang bertanya benarkah isbal mengulurkan. Namun bukan berarti di Indonesia sendiri celana sirwal tak terkenal lho.

Maka Rasulullah ﷺ bersabda. Ini lebih dikhususkan bagi anak laki laki sementara untuk wanita diberikan perintah untuk menutup seluruh bagian telapak kaki. Karenanya tak jarang orang-orang berbondong untuk mengenakannya dengan tujuan agar menjadi lebih dekat dengan kekasih Allah itu.

Sesungguhnya engkau bukanlah orang yang mengerjakannya dengan sombong HR al-Bukhari Dalam hadits tersebut nampak terlihat bahwa terjulurnya kain pakaian Abu Bakr hingga melewati mata kaki BUKANLAH ATAS KESENGAJAAN BELIAU. Kita sama cuit Kaesang melalui akun Twitter kaesangp. Celana cingkrangkenapa tidak.

Bukan lagi celana cingkrang karena maknanya sangat jauh berbeda. Siapa nyana cuitan Kaesang tersebut dibalas oleh Andre Rosiade salah seorang anggota BPN juga. Itulah sebabnya ulama menyatakan bahwa keharaman itu berlaku umum kepada semua jenis pakaian.

RMid Rakyat Merdeka – Kaesang Pangarep ikut komentari soal celana cingkrang yang lagi ramai di jagad Twitter. Isbal memanjangkan pakaian hingga di bawah kedua mata kaki bagi lelaki termasuk perbuatan dosa yang diremehkan oleh sebagian umat. Juga laqob ini dialamatkan ke akhowat yang menggunakan cadar dan yang sejenisnya.

Menurut hemat penulis celana cingkrang ngatung bukan merupakan sunnah rasul. Saya mengapresiasi hal itu. Belum ditemukan riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah memakai celana panjang apalagi celana cingkrang.

Bukan lagi celana cingkrang karena maknanya sangat jauh berbeda. Adanya pakaian yang menutup semua badan yaitu gamis. Maka kita akan katakan siapa sebenarnya yang pantas digelari Kadrun.

Celana sirwal pada zaman dahulu dipakai oleh beberapa masyarakat muslim yang tinggal di negara-negara muslim seperti arab turki dan negara muslim lainnya. Dari uraian di atas yang bersumber dari hadits-hadits shahih dan pendapat ulama besar madzhab Syafii Imam al-Nawawi rahimahullah menunjukkan bahwa tidak memanjangkan kain baik sarung celana gamis dan lainnya di bawah mata kaki sering disebut dengan cingkrang adalah sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Di indonesia ini pakaian cingkrang mayoritas di pakai oleh para kaum ikhwanul muslimin PKS faham salafi LDII Jamaah Tabligh jahula dst dan FPI.

Andre Rosiade menambahkan dirinya hanya mengikuti sunnah tapi bukan. Kebetulan hampir semua celana saya juga cingkrang pak Dahnilanzar. Belum ditemukan riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah memakai celana panjang apalagi celana cingkrang.

Karena ternyata yang lebih sunnah adalah gamis maka selanjutnya kiita akan membahas mengenai hukum memakai celana Isbal. Hukum memakai celana di bawah mata kaki isbal khususnya bagi kaum lelaki hingga kini masih menjadi perdebatan di sebagian masyarakat. Penilaian celana cingkrang sebagai Islam radikal atau teroris adalah hasil dari politik pembedaan atau stigmatisasi.

Sementara hadits-hadits tentang larangan berisbal-ria telah mencapai derajat mutawatir maknawi lebih dari dua puluh sahabat meriwayatkannya lihat risalah Syaikh Bakr Abu Zaid. Dari sisi lain mengartikan hadits ini hanya dengan celana cingkrang adalah tidak tepat karena nabi menyebut hadits itu dengan kata pakaian tsaub sementara pakaian tidak hanya celana tetapi juga baju surban kerudung dan lainnya. Dahulu tuan-tuan kolonial melarang pribumi memakai jas dan sepatu.

Sebagai informasi yang sangat pentin untuk diketahui jika celana diatas mata kaki atau celana cingkrang merupakan sunnah dan ajaran yang diberikan Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Ketahuilah sesungguhnya qomishgamis pakaian sunnah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Informasi ini diketahui setelah Kaesang iseng mengomentari cuitan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak di Twitter.

Perlu diketahui bahwasanya IZAR kainsarung di atas mata kaki adalah sunnah dan ajaran Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Setiap Muslim hendaknya mengikuti sunnah-sunnahnya agar mendapat kecintaan Allah Taala sebagaimana firman-Nya. Oleh karena itu buat ikhwan Salafi-Wahabi dan semisalnya jangan lah bangga dengan celana cingkrang yang katanya nyunnah demi menghindari isbal.

Setelah pembahasan Celana cingkrang yang ternyata bukan sunnah nabi. Hal ini dikhususkan bagi laki-laki sedangkan wanita diperintahkan untuk menutup telapak kakinya. Sebagian orang melabeli Kadrun kepada seseorang yang memakai celana cingkrang jubah imamah memotong kumis dan memanjangkan jenggot.

Dia juga memiliki komentar yang tak jauh berbeda. Jadi buat ikhwan salafi wahabi dan semisalnya janganlah bangga dengan celana cingkrang yang katanya nyunnah demi menghindari isbal. Celana cingkrang berdasarkan informasi yang saya dapat merupakan bagian dari kebudayaan yang lekat kaitannya dengan Rasulullah Muhammad SAW.

Celana Cingkrang Bukanlah Sunnah Nabi Ini Penjelasannya Pecihitam Org

Celana Cingkrang Itu Sah Sah Saja Tapi Benarkah Itu Sunnah Nabi Pecihitam Org

Celana Cingkrang Kenapa Tidak Halo Ustadz