Celana Cingkrang Dalam Islam

Sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Nah mengenai celana cingkrang ini berarti kaitannya adalah tentang apa-apa saja yang dilakukan atau dicontohkan Rasulullah Saw bukan mengenai hukum fiqih.

Celana Cingkrang Jangan Jadikan Olok Olokan Sendai Ayat Instagram

Ia menjelaskan pendapat mayoritas ulama mengapa umat Islam pakai celana cingkrang karena cerita Nabi Muhammad tadi.

Celana cingkrang dalam islam. Memang terdapat riwayat yang mengatakan bahwa dalam kesehariannya pakaian Rasulullah Saw selalu berada di atas mata kaki. Bukan hanya celana atau jubah walaupun celananya cingkrang kalau sombong enggak negur dan sapa orang itu sombong. Khusus soal celana cingkrang berikut ini terdapat beberapa dalil hadis terkait penggunaan celana cingkrang sebagai salah satu pakaian sehari-hari.

Pada pembahasan kali ini kami akan mengulas tentang celana cingkrang menurut pandangan Islam secara lengkap untuk anda. Apakah cadar dan celana panjang di atas mata kaki cingkrang adalah simbol radikalisme atau simbol anti-merah putih NKRI. Berkata Imam Ahmad dalam riwayat Hambal.

Ikhwan Salafi yang menghukumi sunnah memakai celana cingkrang adalah dari hasil Qiyas analogi pada hadis larangan Isbal memanjangkan pakaian di bawah mata kaki maupun keumuman hadis larangan isbal pada pakaian. Karena dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW bersabda. Jika hal itu dilakukan karena keangkuhan maka hukumnya adalah haram.

Asal mula penggunaan celana cingkrang seperti yang dipakai oleh sebagian komunitas muslim adalah untuk menghindari larangan Nabi Muhammad SAW. Rezim terbukti berhasil mengecoh perhatian publik dengan isu radikalisme cadar celana cingkrang jenggot dan lainnya. Sebab tidak ditemukan dalil hadis bahwa Rasulullah pernah memakai celana apalagi penjelasan celana beliau di atas mata kaki.

Dalam ajaran agama Islam celana cingkrang ini tidak dilarang. Dalam ajaran agama Islam celana cingkrang atau sirwal ini tidak dilarang. Kita pun dibuat sibuk menari di kendang yang ditabuh penguasa.

Pendapat Ulama tentang Celana Cingkrang. Penggunaan celana cingkrang ternyata sudah pernah dibahsa sejak zaman Rasulullah SAW berikut ini terdapat beberapa dalil dan pendapat ulama terkait penggunaan celana cingkrang sebagai salah satu pakaian sehari-hari antara lain. Celana cingkrang berdasarkan informasi yang saya dapat merupakan bagian dari kebudayaan yang lekat kaitannya dengan Rasulullah Muhammad SAW.

Jadi dosanya sombong bukan pada pakaian jelas Baharun. Karenanya tak jarang orang-orang berbondong untuk mengenakannya dengan tujuan agar menjadi lebih dekat dengan kekasih Allah itu. Imam Ibnu Quddamah al-Hanbali dalam kitabnya al-Mughni mengatakan memanjangkan busana berupa jubah atau celana hingga mata kaki hukumnya makruh.

Dari uraian di atas yang bersumber dari hadits-hadits shahih dan pendapat ulama besar madzhab Syafii Imam al-Nawawi rahimahullah menunjukkan bahwa tidak memanjangkan kain baik sarung celana gamis dan lainnya di bawah mata kaki sering disebut dengan cingkrang adalah sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Kita seringkali melihat orang yang memakai celana diatas mata kaki atau lebih dikenal dengan nama celana cingkrang. Ini memunculkan beberapa fenomana baru tentang tatacara berbusana terutama bagi kaum Adam seperti gambaran celana jubah atau apapun di atas mata kaki alias celana cingkrang.

Memang ada doktrin keagamaan yang menganjurkan celana cingkrang bagi seorang muslim. Hal ini adalah salah satu sisi lain yang juga mempengaruhi perkembangan celana cingkrang sebagai bagian. HARUS diakui penguasa negeri ini telah sukses memberi pekerjaan rumah PR kepada rakyat Indonesia khususnya umat Islam.

Bahkan ada sebagian orang yang mengatakan jika celana cingkrang adalah celana kebanjiran atau celana kekecilan. Justru Isbal atau menjulurkan pakaian melebihi mata kaki itulah yang dihindarkan. Pertanyaan ini disebabkan ada sebagian pihak yang menjadikan keduanya sebagai simbol radikalisme dan anti-merah putih bahkan sampai dibuat film tentang itu.

Justru Isbal atau menjulurkan pakaian melebihi mata kaki merupakan hal terlarang di dalam Islam dan hukumnya setidaknya makruh atau bahkan diharamkan. Pembatasan isbal yang dilarang dengan unsur kesombongan ini juga disampaikan oleh Ibnu Taimiyyah dalam kitab Syarh Umdat al-Fiqh. Dia menyebutkan bahwa celana cingkrang tidak ada kaitannya sama sekali dengan radikalisme di Indonesia.

Menjulurkan kain sarung memanjangkan selendang sorban di dalam shalat jika tidak ada maksud sombong maka tidak mengapa selama tidak menyerupai wanita jika demikian maka itu berbuatan keji Imam Al Bahuti Kasysyaf Al Qina 2 304. Intinya kesombongan bukan wajah umat Islam. Saya mengapresiasi hal itu.

Bahkan ada yang mencemoohnya dengan menggelarinya sebagai celana kebanjiran. Ada banyak dalil dari hadits Nabi Muhammad yang mendasari hal tersebut seperti. Mungkin sebagian orang sering menemukan di sekitarnya orang-orang yang celananya di atas mata kaki cingkrang.

Hilmi mengatakan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI celana cingkrang memiliki arti terlalu pendek tapi masyarakat dan Menteri Agama sudah salah kaprah menilai celana cingkrang tersebut. Hukum isbal itu setidaknya makruh atau bahkan diharamkan. REPUBLIKACOID Menjauhi isbal berbusana melebihi mata kaki bagi sebagian kalangan dipahami sebagai perintah yang wajib dilakukan.

Ini didasarkan pada dalil hadis yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW. Setiap Muslim hendaknya mengikuti sunnah-sunnahnya agar mendapat kecintaan Allah Taala sebagaimana firman-Nya. 1 Hadis riwayat Bukhari 3665 Muslim 2085 Barangsiapa menjulurkan pakaiannya karena sombong tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat.

Cingkrang Itu Sunnah Motivasi Bijak Kesombongan

Pin Di Poster Dakwah Amp

Cingkrang Yuk Muslim Quotes Hijrah Islam Islam Facts