Mengapa Salafi Memakai Celana Cingkrang

Karena konsentrasinya perjuangan politik salafi-haraki-sururi tidak terlalu menekankan fiqih syakhsiyah. Pertama karena dari segi dalil hal tersebut masih terjadi perdebatan ulama dari dulu sampai sekarang khilafiyah.

Pin Oleh Virdian Adhitama Di Kutipan Syar I Agama Kutipan Berjalan

Padahal dia ini seorang jamaah tabligh yang dikenal dengan nama Khoruj jamaah kurud dalam bahasa Jawa.

Mengapa salafi memakai celana cingkrang. Ikhwan Salafi yang menghukumi Sunah memakai celana cingkrang adalah dari hasil Qiyas pada hadis larangan Isbal memanjangkan pakaian di bawah mata kaki maupun keumuman hadis larangan isbal pada pakaian. Ane pernah dikasih tau ama guru ane bahwa dg memakai celana cingkrang berarti org tsb sedang melakukan kebaikan krn mengikuti sunah rosul. Dengan demikian memelihara jenggot memakai celana cingkrang dan memakai cadar tidak bisa dikategorikan sebagai identitas Islami.

Kadang baju dan tampilan membikin sial salah satunya yang dialami sorang jamaah Tabligh di Sulawesi. Pertama karena dari segi dalil hal tersebut masih terjadi perdebatan ulama dari dulu sampai sekarang khilafiyah. Jadi dosanya sombong bukan pada pakaian jelas Baharun.

Oleh karena itu buat ikhwan Salafi-Wahabi dan semisalnya jangan lah bangga dengan celana cingkrang yang katanya nyunnah demi menghindari isbal. Tetapi mereka cenderung keras dalam urusan politik meski tidak membenarkan kekerasan atas nama jihad. Pada dasarnya mereka adalah orang-orang yang yakin bahwa apapun yang dilakukan Nabi dalam hidupnya adalah teladan sunah yang harus diikuti.

Orang memakai celana cingkrang karena yakin bahwa. Bahkan terhitung lemah dalilnya bagi yang mewajibkannya. Didi Sohidi Tohir seorang ASN mengatakan ia memakai celana cingkrang sejak 2016 setelah mendengarkan pengajian tentang aturan berbusana bagi Muslim.

Pada dasarnya pakaian orang Islam yang beriman adalah setengah betis atau cingkrang. Mereka juga cenderung moderat dalam persoalan fiqih khilafiyah. Pemerintah di Kabupaten Aceh Besar menilai jika larangan cadar dan celana cingkrang resmi menjadi peraturan maka larangan tersebut tidak layak dipatuhi karena pakaian adalah ranah personal.

Setiap Muslim hendaknya mengikuti sunnah-sunnahnya agar mendapat kecintaan Allah Taala sebagaimana firman-Nya. Bukan hanya celana atau jubah walaupun celananya cingkrang kalau sombong enggak negur dan sapa orang itu sombong. Sekelompok orang yang meyakini bahwa menggunakan celana harus di atas mata kaki atau cingkrang tidak isbal memelihara jenggot dan memotong kumis dinamakan sebagai Salafi.

Ikhwan Salafi yang menghukumi sunnah memakai celana cingkrang adalah dari hasil Qiyas analogi pada hadis larangan Isbal memanjangkan pakaian di bawah mata kaki maupun keumuman hadis larangan isbal pada pakaian. Pria asal Hindustan ini ditagkap gara-gara penampilannya dengan jubah celana cingkrang berjenggot dan memakai surban ya kira-kira pekaiannya miriplah dengan Amrozi cshehe bukan CS 1 ya. Sayangnya aspek-aspek identitas tersebut juga membuat salafi diasosiasikan dengan gerakan yang eksklusif radikal bahkan teror.

Anatomi Kelompok Celana Cingkrang Mengaitkan celana cingkrang dengan radikalisme atau terorisme tidak sepenuhnya benar tetapi juga tidak sepenuhnya salah. Belum ditemukan riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah memakai celana panjang apalagi celana cingkrang. Dengan demikian memelihara jenggot memakai celana cingkrang dan memakai cadar tidak bisa dikategorikan sebagai identitas Islami.

Islam itu rohmatan lilalamin utk semua org jadi dia mau pake celana cingkrang atau gak silakan aja. Setelah ikut pengajian ternyata memang ada hadisnya yang menjelaskan itu dan hadisnya valid kita ikutin ujar Didi kepada Quin Pasaribu yang melaporkan untuk BBC News Indonesia. Hampir semua pelaku aksi terorisme itu tampilan fisiknya memang seperti di atas.

Namun jika ingin memakai yang melebihi maka tidak menjadi masalah asalkan tidak melewati kedua mata kaki karena akan dihukumi isbal dan terkena ancaman seperti beberapa hadits yang sudah diulas diatas. Celana cingkrang jenggot lebat dua titik hitam di kening para perempuannya bercadar dan seterusnya. Apakah Anda ingin bergabung dengan Facebook.

Mereka tidak menonjolkan jenggot celana cingkrang dan cadar. Tapi perlu diingat bahwa dulu rosul melakukan hal itu krn ada alasan salah satu alasannya adalah waktu zaman beliau org yg memakai celana sampe di bawah mata kaki adalah org bangsawan biasanya sombong nah biar gak dikatakan sombong makanya rosul. Namun memakai celana melebihi mata kaki hukumnya makruh apabila tidak didasari dengan tujuan sombong.

Jadi kata dia umat Islam harus kembali ke prinsip agama tidak mengatur warna dan pakaian manusia. Cara berpikir ala kasak-kusuk tidak peduli misalkan seseorang memakai celana cingkrang karena tidak sanggup beli celana baru sementara tubuhnya terus bertambah tinggi atau seseorang memakai. Sebab tidak ditemukan dalil hadis bahwa Rasulullah pernah memakai celana apalagi penjelasan celana beliau di atas mata kaki.

Dari uraian di atas yang bersumber dari hadits-hadits shahih dan pendapat ulama besar madzhab Syafii Imam al-Nawawi rahimahullah menunjukkan bahwa tidak memanjangkan kain baik sarung celana gamis dan lainnya di bawah mata kaki sering disebut dengan cingkrang adalah sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Bahkan terhitung lemah dalilnya bagi yang mewajibkannya. Sebab tidak ditemukan dalil hadis bahwa Rasulullah pernah memakai celana apalagi penjelasan celana beliau di atas mata kaki.

Pin Di Nasehat

Rejeki Adalah Ketetapan Dari Allah Subhanahu Wa Ta Ala Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma Berkata ما من مؤمن ولا فاجر إلا وقد كتب الله Movie Posters Allah

Pin Oleh Adhit Revantoyo Di Ittiba Salafi Kitab Allah Kata Kata Indah Agama