Pandangan Ulama Tentang Celana Cingkrang

Pada dasarnya mereka adalah orang-orang yang yakin bahwa apapun yang dilakukan Nabi dalam hidupnya adalah teladan sunah yang harus diikuti. Kebalikan dari mengenakan celana cingkrang disebut isbal yaitu memanjangkan pakaian berupa celana sarung jubah dan sebagainya melebihi mata kaki.

Celana Cingkrang Bukanlah Sunnah Nabi Ini Penjelasannya Pecihitam Org

Muhammad Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun pernah menyampaikan pernyataan dan keterangan mengenai celana cingkrang.

Pandangan ulama tentang celana cingkrang. Dan jika dilakukan karena selain kesombongan hukumnya adalah makruh. Itulah sebabnya ulama menyatakan bahwa keharaman itu berlaku umum kepada semua jenis pakaian. Pendapat Ulama tentang Celana Cingkrang.

Perdebatan tentang hukum isbal tidak hanya terjadi saat ini namun sudah ada sejak zaman dahulu. Penggunaan celana cingkrang ternyata sudah pernah dibahsa sejak zaman Rasulullah SAW berikut ini terdapat beberapa dalil dan pendapat ulama terkait penggunaan celana cingkrang sebagai salah satu pakaian sehari-hari antara lain. Pembatasan tersebut juga telah menjadi kesepakatan para ulama.

KAPOLID Tiga organisasi keagamaan dan kemasyarakatan Ormas di Indonesia Nahdlatul Ulama NU Muhammadiyah dan Persatuan Islam Persis menanggapi pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi soal wacana larangan bercadar dan bercelana cingkrang di lembaga pemerintah. Masalah celana cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama. Hal itu diutarakan di hadapan Majelis Masyarakat Maiyah beberapa waktu lalu.

Jika hal itu dilakukan karena keangkuhan maka hukumnya adalah haram. Para ulama mazhab empat berbeda pendapat tentang hukum memanjangkan pakaian melebihi mata kaki isbal. Sebelumnya Sekjen Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menyarankan Kementerian Agama tak mengurusi persoalan pemakaian busana cadar atau celana cingkrang bagi aparatur negara.

Sebab ASN harus mengikuti aturan pakaian di kantor pemerintah. Dari sisi lain mengartikan hadits ini hanya dengan celana cingkrang adalah tidak tepat karena nabi menyebut hadits itu dengan kata pakaian tsaub sementara pakaian tidak hanya celana tetapi juga baju surban kerudung dan lainnya. Pandangan Syeikh Abdul Aziz bin Baz.

Menteri Agama Menag Fachrul Razi sempat menghembuskan wacana pelarangan memakai celana cingkrang bagi aparatur sipil negara ASN. Isbal yang diharamkan adalah isbal yang memang mengandung unsur kesombongan keangkuhan dan glamoritas. 1 Meneladani Rasulullah SAW Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah QS.

Ia mengatakan bahwa kain atau pakaian yang berumbai-rumbai sampai menyentuh tanah sebagai lambang budaya orang-orang kaya. Imam Ibnu Quddamah al-Hanbali dalam kitabnya al-Mughni mengatakan memanjangkan busana berupa jubah atau celana hingga mata kaki hukumnya makruh. Di Provinsi Banten Didi Sohidi Tohir seorang ASN mengatakan ia memakai celana cingkrang sejak 2016 setelah mendengarkan pengajian tentang aturan berbusana bagi Muslim.

JIC JAKARTA– Menjauhi isbal berbusana melebihi mata kaki bagi sebagian kalangan dipahami sebagai perintah yang wajib dilakukan. 1 Hadis riwayat Bukhari 3665 Muslim 2085 Barangsiapa menjulurkan pakaiannya karena sombong tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat. Dari dua hadis tersebut ulama berbeda pendapat tentang hukum isbal atau menjulurkan pakaian sampai melebihi mata kaki.

Tradisi masyakat Arab ketika itu adalah memanjangkan busana karena kesombongan. Sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Nah berikut penjelasan 5 ulama terkait celana cingkrang.

Isbal celana cingkrang dalam pandangan ulama madzhab Hendaklah ditarik yang Muthlaq kepada yang Muqoyyad apabila keduanya sama sebab dan hukumnya Lihat Ushul Fiqh Islamiy Dr. Beberapa waktu lalu kasak-kusuk celana cingkrang. Orang memakai celana cingkrang karena yakin bahwa.

Khusus soal celana cingkrang berikut ini terdapat beberapa dalil hadis terkait penggunaan celana cingkrang sebagai salah satu pakaian sehari-hari. Ada yang tetap melarang isbal hingga mereka mengenakan celana cingkrang sebagaimana larangan pakaian menutup mata kaki dalam hadis tersebut ada juga yang membolehkan mengenakan isbal asal tidak dibarengi dengan kesombongan. Begitulah kasak-kusuk tentang celana cingkrang yang selama ini ada dan sering kita dengar dalam berbagai obrolan sehari-hari.

Tentang keharaman Isbal sendiri merupakan permasalahan khilafiyah bukan qathi dan mayoritas ulama berpendapat bahwa isbal itu dihukumi haram dengan syarat ketentuan taqyid jika si pelaku melakukannya karena sombong. Ini memunculkan beberapa fenomana baru tentang tatacara berbusana terutama bagi kaum Adam seperti gambaran celana jubah atau apapun di atas mata kaki alias celana cingkrang. Menurut para ulama berikut ini pandangan mereka terkait celana cingkrang.

Read more